Mengapa cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah melalui jendela kaca jawab?

Mengapa cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah melalui jendela kaca jawab?

Mengapa cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah melalui jendela kaca jawab?
Lihat Foto

FREEPIK/GPOINTSTUDIO

Ilustrasi membuka jendela.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada beberapa pendapat jika terlalu banyak terpapar sinar matahari dapat berbahaya bagi kulit seseorang.

Namun, tahukah Anda, bahwa keseimbangan yang tepat dapat memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan suasana hati?

Dilansir dari Healthline, Senin (5/4/2021), paparan sinar matahari dianggap meningkatkan pelepasan hormon yang disebit serotonin di otak. Serotonin dikaitkan dengan meningkatkan suasana hati dan membantu seseorang merasa tenang dan fokus.

Baca juga: Mana yang Lebih Baik, Jendela Tunggal atau Ganda?

Di malam hari, pencahayaan yang lebih gelap memicu otak untuk membuat hormon lain yang disebut melatonin. Hormon ini bertanggung jawab untuk membantu Anda tidur.

Tanpa paparan sinar matahari yang cukup, kadar serotonin Anda bisa turun. Kadar serotonin yang rendah dikaitkan dengan risiko depresi besar yang lebih tinggi dengan pola musiman (sebelumnya dikenal sebagai gangguan afektif musiman atau SAD).

Ini adalah bentuk depresi yang dipicu oleh perubahan musim. Untuk itu, diperlukan sinar matahari yang cukup di dalam rumah agar suasana hati lebih baik.

Bagaimana caranya agar bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup di dalam rumah? Berikut beberapa cara yang dilansir dari Livspace, untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup di dalam rumah. 

Baca juga: 4 Bunga Rambat yang Tahan Panas Sinar Matahari

Jendela Besar

Cara paling jelas untuk mendapatkan sinar matahari adalah dengan memiliki jendela besar. Jendela yang menghadap ke timur atau barat dapat menangkap sinar matahari dengan mudah, membanjiri rumah Anda dengan sinar matahari.

Cermin

Cermin dan permukaan reflektif dapat membuat rumah Anda menjadi hidup dengan memantulkan sinar matahari.

Jika dimiringkan dengan sempurna, cahaya dapat bergerak bahkan ke sudut tergelap. Cermin di dekat jendela dan furnitur dengan kaca atau lapisan mengkilap dapat bekerja secara baik dalam mencerahkan rumah Anda.

Warna Terang

Warna dan cahaya memiliki ikatan korelatif, di mana warna terang memantulkan lebih banyak cahaya sehingga ruangan menjadi cerah dan lapang secara alami. Mereka juga menyerap panas dari sinar matahari menjaga rumah Anda tetap sejuk selama musim panas dan hangat selama musim hujan.

Pengertian cahaya dan sifatnya serta contohnya – Apa yang dimaksud dengan cahaya, apa saja sifat-sifatnya? Untuk memahaminya lebih jelas berikut di bawah ini penjelasannya.

A. Penjelasan tentang cahaya

Cahaya adalah pancaran elektromagnetik yang dapat terlihat oleh mata manusia. Atau definisi cahaya yang lainnya yaitu merupakan radiasi elektromagnetik, baik itu dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Sedangkan benda yang memancarkan cahaya disebut dengan sumber cahaya.

B. 5 Sifat-sifat cahaya

Setelah memahami pengertian cahaya, perlu diketahui juga bahwa cahaya memiliki beberapa sifat, diantaranya seperti di bawah ini:

1. Cahaya Merambat Lurus

Untuk dapat membuktikan bahwa cahaya itu merambat lurus, itu dapat dilihat dari cahaya matahari yang masuk lewat celah-celah atau melalui jendela yang terdapat di rumah kamu. Dan jika kamu amati lampu kendaraan bermotor saat malam hari,cahaya lampu kendaraan bermotor tersebut merambat lurus. Banyak sekali kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan yang dapat membuktikan bahwa cahaya memiliki sifat yang dapat merambat lurus.

sumber: pixabay.com

2. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening

Sifat cahaya selanjutnya, cahaya dapat masuk ke dalam sebuah rumah melalui jendela yang memiliki kaca. Kaca jendela yang bening dapat ditembus oleh cahaya matahari, jika kaca jendela itu di tutup dengan menggunakan kain warna hitam maka cahaya tidak dapat menembus kaca jendela tersebut, peristiwa tersebut dapat membuktikan sifat dari cahaya yang dapat menembus benda bening.

3. Cahaya Dapat Diuraikan

Penguraian cahaya [dispersi] yaitu merupakan penguraian cahaya putih menjadi cahaya yang mempunyai bermacam-macam warna. Misanya seperti pelangi, pelangi terjadi akibat dari cahaya matahari yang diuraikan oleh titik-titik air hujan, peristiwa tersebut dapat menunjukan bahwa cahaya dapat diuraikan.

Baca Juga Penjelasan: Pengertian Gelombang Elektromagnetik.

4. Cahaya Dapat Dipantulkan

Sifat cahaya yang lainnya yaitu dapat di pantulkan, terdapat 2 jenis pemantulan cahaya diantaranya pemantulan baur dan pemantulan teratur. Pemantulan baur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang tidak rata, biasanya pemantulan ini sinar hasil pemantulannya tak beraturan. Dan pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang rata, mengkilap atau licin seperti misalnya cahaya yang menganai cermin yang datar dan sinar hasil yang dipantulkannya memiliki arah yang teratur.

Berdasarkan bentuk dari permukaan cermin dapat dibedakan menjadi 3 macam diantaranya: cermin datar, cembung dan cekung, berikut di bawah ini penjelasannya:

a]. Cermin datar

Cermin datar merupakan cermin yang permukaannya tidak melengkung, seperti cermin yang digunakan oleh kita sehari-hari. Adapun sifat dari cermin datar yaitu:

  • Ukuran bayangannya sama dengan ukuran bendanya.
  • Lalu jarak antara bayangan sama dengan jarak dari benda ker cermin tersebut.
  • Penampakan bayangan berlawanan dengan benda, seperti contohnya jika kamu bercermin tangan kiri kamu pada bayangan di cermin akan menjadi tangan kanan.
  • Bayangan pada cermin datar bersifat semu atau maya, maksudnya bayangan dapat kamu lihat tetapi tidak dapat ditangkap layar.
  • Dan bayangan pada cermin datar tegak.

b]. Cermin cembung

Cermin cembung yaitu cermin yang permukaannya melengkung kearah luar. Cermin ini biasanya digunakan pada kaca spion kendaraan. Bayangan dari cermin cembung bersifat maya, tegak, diperkecil dari ukuran benda sesungguhnya.

c]. Cermin cekung

Cermin cekung yaitu cermin yang permukaannya melengkung kea rah bagian dalam. Biasanya cermin ini digunakan sebagai reflektor pada lampu mobil, lampu senter, dan pada sendok. Adapun sifat dari cermin cekung:

  • Bayangan benda pada cermin bersifat tegak, diperbesar dan juga maya.
  • Dan jika benda jauh dari cermin cekung, maka bayangannya bersifat nyata dan juga terbalik.

Baca Juga: Pengertian Radio dan Gelombang Radio.

Bukti Pembiasan Cahaya [sumber: rumpunaksara.com]

5. Cahaya Dapat Dibiaskan

Pembiasan adalah peristiwa pembelokan arah rambat dari cahaya saat melewati medium rambatan yang berbeda. Kalau cahaya yang datang berasal dari zat yang kurang kerapatannya, ke zat lebih kerapatannya maka cahaya tersebut akan dibiaskan mendekati garis normal. Seperti contohnya cahaya dari udara ke air. Sebaliknya kalau cahaya yang datang dari zat yang lebih kerapatannya ke zat yang kurang kerapatannya, maka cahaya tersebut akan dibiaskan menjauhi garis normal. Seperti contohnya cahaya dari air ke udara. Contoh peristiwa pembiasan cahaya: Pensil yang dimasukkan ke air yang ada dalam gelas, maka pensil tersebut akan terlihat bengkok.

Demikian artikel yang membahas mengenai pengertian cahaya dan sifat-sifat cahaya, semoga artikel ini dapat memberikan manfaat yang banyak bagi kamu…

Lihat Foto

KOMPAS.com/Arum Sutrisni Putri

Tangkapan layar Belajar dari Rumah TVRI 12 Mei 2020 Kelas 4-6 SD tentang Bunyi dan Cahaya. Salah satu materi adalah sifat-sifat cahaya.

KOMPAS.com - Program Belajar dari Rumah TVRI kelas 4-6 SD membahas tentang X-Sains: Bunyi dan Cahaya. Salah satu materinya tentang cahaya dan sifatnya.

Berikut ini ringkasan materi tentang sifat-sifat cahaya dan contohnya:

Sifat-sifat cahaya dan contohnya

Beberapa sifat cahaya antara lain:

Contoh: cahaya yang masuk pada celah ruangan, seperti ventilasi atau jendela.

Jika kita berada dalam suatu ruangan yang terdapat sebuah celah, dari luar tampak berkas cahaya masuk ke dalam ruangan. Bila diperhatikan, berkas cahaya itu lurus tidak bengkok.

  • Cahaya dapat dipantulkan.

Contoh: pantulan cahaya senter ke cermin.

Contoh, di suatu ruangan gelap, senter dinyalakan dan diarahkan ke cermin. Ternyata cahaya memantul ke arah yang berlawanan. Artinya cahaya dapat dipantulkan.

  • Cahaya dapat menembus benda bening.

Contoh: cahaya dapat menembus gelas kaca yang bening dan kaca pembesar.

Cahaya mampu menembus dan melewati benda bening seperti kaca, air jernih, botol bening dan lainnya.

  • Cahaya dapat dibiaskan atau dibelokkan.

Contoh: pensil terlihat patah saat dimasukkan ke dalam gelas bening berisi air jernih dan ikan dalam akuarium terlihat lebih besar.

Lihat Foto

shutterstock.com

ilustrasi sifat cahaya

KOMPAS.com - Cahaya merupakan salah satu bentuk energi. Tanpa cahaya, kita tidak dapat melihat benda-benda yang ada disekitar.

Cahaya adalah energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang getarannya adalah medan listrik dan medan magnetik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], cahaya adalah sinar atau terang [dari sesuatu yang bersinar seperti matahari, bulan, lampu] yang memungkinkan mata menangkap bayangan benda-benda di sekitarnya.

Dilansir Encyclopaedia Britannica [2015], cahaya merupakan radiasi elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata.

Radiasi elektromagnetik terjadi pada rentang panjang gelombang yang sangat luas. Dari sinar gamma dengan panjang gelombang kurang dari sekitar 1x10-11 meter hingga gelombang radio yang diukur dalam meter.

Dalam spektrum luas panjang gelombang yang terlihat oleh manusia menempati pita yang sangat sempit dari sekitar 700 nanometer untuk cahaya merah hingga 400 nanometer untuk cahaya ungu.

Baca juga: Mudahnya Mensterilkan Perlengkapan Bayi dengan Cahaya Matahari

Sifat cahaya

Pada cahaya memiliki sifat-sifat tertentu, yaitu merambat lurus, menembus benda bening, dan dapat dipantulkan oleh obyek tertentu, yakni:

  1. Cahaya merambat lurus
  2. Cahaya menembus bening
  3. Cahaya dapat dipantulkan

Berikut penjelasan sifat-sifat cahaya:

1. Cahaya merambat lurus

Pada sifat ini pembuktian sifat cahaya dapat dibuktikan berdasarkan benda untuk meneruskan cahaya. Benda yang tidak dapat ditembus tidak bisa meneruskan cahaya yang mengenainya.

Video yang berhubungan