Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM

Egametube.com | Sumber Daya Manusia (SDM) dalam suatu perusahaan di kelola oleh departemen Human Resource.  Dalam prosesnya, hubungan antara perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi itu sangat penting. Karena ketiga rangkaian tersebut menentukan keberlangsungan perusahaan di masa depan.

Agar perusahaan dapat tumbuh sesuai dengan nilai dan budaya yang diterapkan, maka pentingnya pengelolaan SDM harus di terapkan secara tepat dalam proses seleksi dan rekrutmen karyawan.

Buka Juga Artikel : Ide Bisnis Online Untuk Pelajar & Mahasiswa

Human resources planning dapat di artikan juga sebagai sebuah proses perencanaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Agar manajemen dapat memastikan penggunaan secara optimal dari aset perusahaan yang paling berharga, yakni karyawan itu sendiri.

Sumber daya manusia memberikan kecocokan terbaik antara karyawan dan pekerjaan untuk menghindari kekurangan atau kelebihan tenaga kerja. Sehingga, di masa depan perusahaan akan terus berkembang dan lebih maju.

Hubungan Antara Perencanaan SDM, Rekrutmen Dan Seleksi ?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, sebaiknya kita bahas definisi dari ketiganya terlebih dahulu. Hal itu di lakukan, untuk memudahkan kamu dalam memahami dan mengerti apa perbedaan dan hubungan antara ketiganya, sbb :

# Definisi Sumber Daya Manusia (SDM)

Perencanaan sumber daya manusia adalah proses analisis kebutuhan dan ketersediaan SDM dalam suatu organisasi atau perusahaan. Ini adalah strategi yang di gunakan oleh perusahaan untuk menghindari kekurangan atau kelebihan karyawan sambil mempertahankan karyawan yang berkualitas.

# Definisi Rekrutmen

Rekrutmen adalah proses menarik kandidat untuk posisi yang di butuhkan. Rekrutmen mencakup tugas untuk mengidentifikasi dan menarik karyawan potensial baik untuk posisi saat ini maupun yang akan datang, untuk selanjutnya di kembangkan sesuai tujuan perusahaan.

# Definisi Seleksi

Buka Artikel Ini :  Shiba Inu Coin Terus Meroket, Begini Cara Belinya

Seleksi adalah proses memilih orang terbaik yang memenuhi kriteria kebutuhan SDM, untuk posisi saat ini. Pada dasarnya, seleksi bertujuan untuk mengidentifikasi kandidat yang paling mungkin untuk memenuhi atau melampaui standar kinerja organisasi. Melakukan proses seleksi yang baik dapat mempengaruhi keberhasilan dalam rekrutmen.

Jawaban Dari Pertanyaan, Hubungan Antara Perencanaan SDM, Rekrutmen Dan Seleksi ?

Hubungannya adalah : Perencanaan sumber daya manusia akan menentukan keputusan tentang program sumber daya manusia, terutama yang berkaitan dengan rekrutmen dan seleksi. Kegiatan rekrutmen dan seleksi ini harus di dasarkan pada kebutuhan organisasi, baik secara fisik maupun dari segi kemampuan dan keterampilan.

Artikel Penting : Cara Menambah Followers Dengan Mudah

Untuk mencapai tujuannya, departemen SDM harus merencanakan tindakan berikut :

  1. Analisis kebutuhan karyawan
  2. Seleksi dan rekrutmen karyawan yang berkualitas
  3. Pilih, latih, dan berikan kompensasi untuk kandidat terbaik
  4. Mengatasi dan mengelola konflik, baik internal ataupun eksternal
  5. Promosikan karyawan dan kenaikan tunjangan serta terapkan kebijakan pengurangan karyawan

Dengan semua strategi tersebut maka diharapkan dapat membantu memobilisasi sumber daya yang di ambil menjadi lebih efisien. Ini menjadi proses penting yang bertujuan untuk menghubungkan strategi bisnis dan menajemen SDM.

Pentingnya Perencanaan SDM, Rekrutmen Dan Seleksi

Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM

Perencanaan SDM sangatlah penting, karena itu merupakan proses analisis kebutuhan yang sistematis demi kepentingan rencana strategis perusahaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa perekrutan staf harus memadai, berkualitas dan kompeten untuk mencapai tujuan organisasi.

Artikel Penting : Cara Mendapatkan Barang Untuk Dijual Online

Perencanaan (SDM) sumber daya manusia, memiliki tanggung jawab penuh dalam mempekerjakan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat, menurut ketersediaan posisi di perusahaan. Dan semua itu bisa di lakukan dengan menjalankan proses seleksi dan rekrutmen yang baik.

Berikut pentingnya perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi, di antaranya ialah :

  1. Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja

Perencanaan sumber daya manusia memastikan bahwa mereka yang di rekrut dan lolos seleksi dapat berkontribusi pada kelancaran organisasi atau perusahaan.

  1. Untuk Kepentingan Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Perencanaan SDM Sangat penting untuk mengatasi kepentingan yang terkait dengan faktor internal dan juga eksternal. Proses seleksi dan rekrutmen yang benar akan berdampak untuk kepentingan jangka pendek dan jangka panjang.

Tujuan lain dari perencanaan SDM adalah untuk merekrut dan menseleksi staf yang paling kompeten untuk mengisi lowongan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

  1. Pengembangan Sumber Daya Manusia

Perencanaan SDM dapat membantu dalam mengidentifikasi dan menyeleksi keterampilan yang di butuhkan di berbagai tingkat pekerjaan. Pada tahap seleksi dan rekrutmen akan menentukan seberapa mahir dan terampil calon karyawan.

Terakhir, fungsi penting manajemen sumber daya manusia dalam perekrutan dan seleksi adalah mengelola risiko. Perusahaan bertanggung jawab untuk memberikan rasa nyaman saat bekerja dan meminimalisir kecelakaan kerja serta konflik intern.

Baiklah, itu dulu yang dapat admin sampaikan berkenaan dengan jawaban dari pertanyaan, Hubungan Antara Perencanaan SDM, Rekrutmen Dan Seleksi. Semoga ulasan di atas dapat menjawab dan membantu sobat Egame memahami hubungan antara perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi dalam perusahaan.

Manajemen sdm ialah pengembangan sumber daya manusia yang berfungsi melakukan perencanaan sumber daya manusia, penerapan, perekrutan, pelatihan, pengembangan karir karyawan atau pegawai serta melakukan inisiatif terhadap pengembangan organisasional sebuah organisasi atau perusahaan.

Pada dasarnya, tidak ada perusahaan yang tidak membutuhkan manajemen SDM atau istilah kerennya Human Resource (HR). Bagian Human Resource itulah yang bertanggung jawab untuk mengurus berbagai kebutuhan perusahaan yang terkait dengan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk di dalamnya ada Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sehingga semua kegiatan atau pekerjaan berjalan dengan lancar dan lebih efisien.

Dalam menjalankan kegiatan baik di organisasi atau perusahaan, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya masing-masing. Dalam menjalankan kegiatan di sebuah perusahaan atau organisasi juga diperlukan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) agar kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan dengan baik dan mencapai target yang diinginkan.

Tantangan tersebut dapat dijawab melalui buku Manajemen Sumber Daya Manusia: Membangun Paradigma Baru oleh Dickdick Sodikin, Djaka Permana, Suhenda Adia yang dalam pemaparannya memberikan gambaran serta pemahan baru mengenai Managemen SDM.

Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM
Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM

Pengertian Manajemen SDM

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menjadi salah satu bidang dari manajemen umum, seperti manajemen keuangan, manajemen pemasaran, serta manajemen operasi.

Manajemen sumber daya manusia ini menjadi bidang kajian penting dalam perusahaan karena problem yang dihadapi perusahaan bukan hanya persoalan bahan mentah, modal, alat kerja, dan produksi saja, tetapi juga problem sumber daya manusia yang notabene adalah pihak yang menjalankan dan mengelola faktor-faktor produksi sekaligus merupakan tujuan dari kegiatan produksi itu sendiri.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) adalah “Personnel management is the planning organizing, directing, and controlling of the procurement, development, compensation, integration, and maintenance of the people for the purpose of contributing to organizational, individual and social goals” (Flippo: 1976).

Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan karyawan atau pegawai agar tercapai tujuan-tujuan individu, organisasi, dan masyarakat. Pernyataan dari Flippo tersebut menyamakan pengertian manajemen sumber daya manusia sama dengan manajemen personalia.

Dikatakan juga oleh Rivai (2005), adanya manajemen sumber daya manusia sangat penting bagi perusahaan dalam mengelola, mengatur, mengurus, dan menggunakan sumber daya manusia sehingga bisa berfungsi secara efektif, produktif, serta efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pendapat Mondy dan Noe, manajemen sumber daya manusia atau human resource management merupakan pendayagunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan perusahaan.

Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM
Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM
Kemudian Anthony, Kacmar, dan Parrewe (2002) mengatakan bahwa manajemen sumber daya manusia memiliki berbagai macam tugas berkaitan dengan usaha untuk memiliki, melatih, mengembangkan, memotivasi, mengorganisasi, dan memelihara karyawan perusahaan.

Diungkapkan oleh Cascio (2003) bahwa setiap manajer yang bertanggung jawab terhadap sumber daya manusia harus memperhatikan hal-hal seperti pengangkatan staf, mempertahankan karyawan, pengembangan karyawan, menjaga ketaatan dan ketertiban karyawan, serta meningkatkan kemampuan perusahaan.

Manajemen sumber daya manusia ialah pendekatan strategic serta berhubungan untuk mengelola aset paling berharga milik perusahaan yaitu orang-orang yang bekerja di dalam perusahaan baik secara individu maupun tim dalam rangka memberikan sumbangan untuk mencapai visi perusahaan.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) meliputi kemampuan dan potensi yang dimiliki pimpinan dan karyawan dalam sebuah perusahaan. Karyawan tidak boleh diperlakukan sebagai mesin dan perlu disadari bahwa karyawan adalah mempunyai potensi dan bakat yang terus dapat dikembangkan untuk kepentingan perusahaan. Setelah dikembangkan maka pimpinan perlu menciptakan suasana yang kondusif untuk dapat mengaplikasikan kemampuannya dalam perusahaan.

Namun, pengaplikasian MSDM ini sendiri bukan hanya dilakukan di perusahaan saja, dalam sebuah organisasi MSDM juga menjadi aset penting agar tujuan organisasi yang ingin diraih dapat tercapai. Dalam buku Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Mahasiswa Dan Umum, penjelasan mengenai MSDM pada sebuah organisasi dalam upaya meningkatkan efektivitas sumber daya manusia yang ada akan dijelaskan secara rinci.

Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM
Bagaimana keterkaitan antara proses perencanaan SDM rekrutmen pengembangan dan evaluasi SDM

Fungsi Manajemen SDM

Tugas Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) adalah untuk mengelola manusia seefektif mungkin agar diperoleh suatu satuan sumber daya manusia yang saling memberi manfaat. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan bagian dari manajemen umum yang memfokuskan pada sumber daya manusia.

MSDM sendiri merupakan sebuah bidang studi yang mempalajari bagaimana peranan serta hubungan manusia yang ada dalam membantu pencapaian tujuan dari organisasi maupun perusahaan. Pada buku berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Malayu S.P. Hasibuan ini, konsep MSDM akan dijelaskan secara mudah serta terstruktur untuk Grameds.

Pada prinsipnya, fungsi manajemen sumber daya manusia ini mencakup beberapa aktivitas yang secara signifikan mempengaruhi keseluruhan area kerja suatu perusahaan yang terdiri atas perencanaan, pengangkatan dan pemberhentian karyawan, pengupahan tunjangan, penilaian kinerja, penghargaan dan pengembangan karir, pelatihan dan pengembangan, keselamatan dan kesehatan kerja, kepemimpinan, serta produktivitas. Adapun fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia adalah sebagai berikut.

a. Perencanaan Sumber Daya Manusia

Mondy, Noe, dan Premeaux menyebutkan bahwa perencanaan sumber daya manusia merupakan proses pengkajian dan penelaahan kebutuhan sumber daya manusia secara sistematis untuk memastikan bahwa sejumlah karyawan yang dibutuhkan dan sesuai dengan persyaratan keahlian yang telah ditentukan dan tersedia pada saat diperlukan. Fungsi perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) ini meliputi beberapa kegiatan, diantaranya:

Analisis jabatan dalam perusahaan untuk menentukan tugas, tujuan, keahlian, pengetahuan serta kemampuan yang dibutuhkan. Perencanaan dan peramalan permintaan tenaga kerja perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Mengembangkan serta mengimplementasikan rencana untuk memenuhi kedua kebutuhan di atas.

Kegiatan perencanaan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pekerjaan manajemen sumber daya manusia yang paling mengandung ketidakpastian karena adanya faktor peramalan terhadap kecenderungan lingkungan bisnis yang terus bergerak sangat dinamis. Terkait hal ini, perusahaan harus mampu melihat kecenderungan perkembangan teknologi, seperti yang bisa berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas sumber daya manusia perusahaan di masa mendatang. Merencanakan sumber daya manusia (karyawan) secara efektif agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan demi terwujudnya tujuan perusahaan.

Pada proses ini kegiatan pengisian formasi yaitu merekrut karyawan, screening, serta seleksi kepada pelamar juga penempatan formasi. Fungsi manajemen sumber daya manusia semakin rumit karena berbagai peraturan memberi peluang yang sama untuk seluruh lapisan masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan serta semakin kompleksnya formasi jabatan yang akan diisi. Proses pengangkatan dan pemberhentian (staffing sesuai dengan kebutuhan perusahaan) ini meliputi: 1) Recruitment calon pelamar pekerjaan. 2) Seleksi calon pekerja atau karyawan yang sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan perusahaan.

3) Mengadakan proses pemutusan hubungan kerja dengan baik kepada karyawan.

Manajer sumber daya manusia perlu hati-hati pada saat menyaring calon karyawan. Proses recruitment dan evaluasi pekerjaan di antaranya ialah blanko lamaran, interview, tes psikologi, serta pengecekan referensi.

Ketika sudah berakhir masa jabatan atau masa kerjanya, maka perusahaan memiliki tanggung jawab harus melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawan dengan sebaik-baiknya.

c. Pengupahan Tunjangan

Upah kepada karyawan dikatakan berhasil jika didasarkan pada keadilan dan kewajaran.

1) Keseimbangan antara upah yang dibayarkan dengan pekerjaan yang berbeda dalam satu perusahaan.
2) Pembayaran upah yang adil dan wajar kepada karyawan atau pegawai yang berada dalam jabatan yang benar-benar sama dalam satu perusahaan.

Upah pada dasarnya adalah mencakup keseluruhan penghargaan yang diterima karyawan atau pegawai sebagai hasil dari pekerjaannya. Mondy, Noe, dan Premeaux menyebutkan, penghargaan dapat berupa salah satu atau gabungan dari upah, tunjangan, atau penghargaan non finansial.

Upah bisa berupa uang yang diterima oleh seorang karyawan atau pegawai atas kinerjanya. Tunjangan ialah berupa tambahan penghargaan finansial selain gaji pokok (gapok) termasuk tunjangan cuti, biaya sakit, Tunjangan Hari Raya (THR) serta asuransi kesehatan.

d. Penilaian Kinerja, Pengembangan Karir

Fungsi ini dilakukan setelah karyawan atau pegawai bekerja dalam sebuah perusahaan. Tidak hanya penilaian positif, perusahaan juga menganalisis apabila kinerja karyawan atau pegawai yang negatif. Fungsi penilaian kerja ini meliputi: 1) Penilaian dan evaluasi kinerja karyawan atau pegawai. 2) Analisis serta pemberian dorongan kinerja karyawan atau pegawai.

3) Pemberian bantuan untuk karyawan atau pegawai dalam rangka pengembangan karir.

Penilaian kinerja terhadap karyawan atau pegawai ini untuk menentukan seberapa pantas penghargaan yang diberikan untuk karyawan atas kinerjanya sehingga bisa digunakan untuk acuan pengembangan karir.

Apabila perusahaan membantu karyawan atau pegawainya dalam pengembangan karir, maka keinginan karyawan untuk berpindah tempat kerja semakin minim. Hal ini bisa mempertahankan karyawan yang memiliki loyalitas dan komitmen tinggi terhadap perusahaan.

e. Pelatihan dan Pengembangan

Perusahaan dapat melatih karyawannya serta mengembangkan melalui prosedur formal maupun informal. Prosedur formal bisa dilakukan dengan pengenalan jabatan baru atau sebagai alat untuk mengikuti perubahan secara teknologis. Sedangkan prosedur informal bisa berlangsung di tempat kerja dan diadministrasikan oleh karyawan yang senior.

Pada proses ini artinya, bidang sumber daya manusia dapat memberikan pelatihan, kursus, workshop serta mengkoordinir peluang-peluang di perusahaan dengan perencanaan karir karyawan atau pegawai. Pelatihan dan pengembangan ini meliputi kegiatan-kegiatan seperti perancangan serta penerapan program-program pelatihan beserta program evaluasinya.

f. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Pada proses ini, manajemen sumber daya manusia berfokus pada:

1) Perancangan dan penerapan manajemen keselamatan serta Kesehatan kerja. 2) Penerapan program-program motivasi karyawan atau pegawai. 3) Penyusunan strategi mengatasi konflik perusahaan

4) Perhitungan tingkat produktivitas perusahaan.

Untuk meningkatkan produktivitas perusahaan tentu harus melakukan proses integrasi yang menghasilkan rekonsiliasi antar beberapa kepentingan yang memadai. Sehingga tercipta peningkatan serta perbaikan kualitas fisik dan nonfisik di lingkungan kerja.

g. Penerapan Efektivitas Hubungan Kerja

Pada fungsi ini perusahaan harus mampu membuat standar bagaimana hubungan kerja yang efektif dan efisien dapat diimplementasikan. Kegiatan yang bisa dilakukan di antaranya:

1) Saling menghormati hak-hak antar karyawan atau pegawai. 2) Menetapkan prosedur bagaimana keluhan pekerja disampaikan.

3) Melakukan kegiatan penelitian mengenai manajemen sumber daya manusia (MSDM).

Apabila perusahaan tidak berhati-hati dalam menangani setiap problem hak-hak karyawan atau pegawai maka bisa muncul adalah aksi-aksi protes seperti yang terjadi di beberapa perusahaan di Indonesia.

Tujuan Manajemen SDM

Tujuan manajemen sumber daya manusia pada masing-masing perusahaan bersifat variatif. Menurut Ulrich dan Lake (1990) sistem manajemen sumber daya manusia dapat menjadi sumber kapabilitas perusahaan yang memungkinkan perusahaan untuk terus belajar memperagakan peluang baru.

Cushway memberikan pendapat bahwasanya tujuan manajemen sumber daya manusia adalah memberi pertimbangan manajemen dalam membuat kebijakan sumber daya manusia untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki karyawan atau pegawai yang memiliki kinerja tinggi, selalu siap mengatasi perubahan, serta memenuhi kewajiban sebagai pekerja secara legal.

Tidak hanya itu, tujuan selanjutnya adalah menerapkan dan menjaga semua kebijakan dan prosedur sumber daya manusia yang memungkinkan perusahaan mampu mencapai tujuannya.

Peranan adanya MSDM sendiri secara garis besar adalah untuk mencapai tujuan perusahaan, yang melibatkan tenaga kerja manusia yang ada di dalamnya, yang bukan hanya cakap, terampil, namun juga harus memiliki kemauan serta kesungguhan dalam bekerja secara efektif dan efisien. Hal tersebut yang dibahas dalam uku berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan oleh Taufiq Rachman.

Namun, secara khusus manajemen sumber daya manusia ini memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Mengembangkan sistem kerja dengan kinerja tinggi yang meliputi proses perekrutan, seleksi, sistem insentif, serta pengembangan manajemen dan aktivitas pelatihan yang terkait dengan kebutuhan perusahaan.
  • Mengembangkan praktik manajemen dengan komitmen tinggi yang menyadari bahwa karyawan atau pegawai adalah stakeholder dalam perusahaan yang bernilai dan membantu mengembangkan iklim kerja sama dan kepercayaan Bersama.
  • Memastikan bahwa persamaan kesempatan tersedia untuk semua, artinya ada keterkaitan saling menguntungkan antara perusahaan dengan karyawan.
  • Memastikan bahwa karyawan atau pegawai dinilai serta dihargai atas apa yang telah dikerjakan dan dicapai.
  • Mempertahankan serta memperbaiki kesejahteraan fisik serta mental pegawai atau karyawan.
  • Menciptakan iklim yang humanis, harmonis, serta produktif yang dapat dipertahankan antara manajemen dengan karyawan atau pegawai.

Manfaat Manajemen SDM

Sumber daya Manusia (SDM) merupakan aset penting dalam sebuah perusahaan sehingga hal ini perlu dirancang secara efektif. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari manajemen sumber daya manusia (P. Siagian: 1994) antara lain:

Manajer sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan perlu memperhatikan kelebihan serta kekurangan yang dimiliki perusahaan seperti, jumlah karyawan yang tersedia, masa kerja masing-masing, pengetahuan serta skills yang dimiliki, bakat yang perlu dikembangkan, serta minat karyawan yang bersangkutan.

b. Produktivitas dari karyawan yang sudah ada semakin meningkat

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang baik tentu akan proporsionalitas dalam penempatan formasi karyawan. Terlalu banyak karyawan juga tidak baik untuk perusahaan dan bisa berdampak penurunan semangat karyawan. Kekurangan karyawan juga tidak baik untuk perusahaan akan akan mengakibatkan pekerjaan terhambat. Jadi harus tepat.

c. Penentuan kebutuhan tenaga kerja atau karyawan

Kebutuhan akan tenaga kerja di masa mendatang baik dalam arti jumlah maupun kualifikasinya untuk mengisi formasi tertentu dan menyelenggarakan aktivitas baru

Perusahaan yang sudah besar perlu memiliki perencanaan yang strategik. Pemanfaatan serta kebutuhan sumber daya manusia pada masa mendatang bisa meliputi, jumlah karyawan yang dipromosikan menduduki jabatan yang lebih tinggi, berapa lowongan yang kosong, jumlah karyawan yang dibutuhkan dalam waktu tersebut, hingga jumlah kebutuhan pegawai yang berkualitas.

d. Penanganan informasi ketenagakerjaan

Penanganan informasi sumber daya manusia yang dimiliki bisa meliputi, masa kerja setiap karyawan, status perkawinan, tunjangan, jumlah penghasilan, Pendidikan dan pelatihan yang pernah ditempuh, keterampilan khusus yang dimiliki karyawan, dan jabatan yang pernah diduduki.

e. Penelitian

Sebelum melakukan perencanaan, maka diperlukan penelitian. Termasuk penelitian mengenai Manajemen Sumber Daya Manusia. Hal ini dilakukan guna mendapatkan gambaran serta keterangan yang akurat untuk menjadi landasan dalam aktivitas manajemen sumber daya manusia.

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien